Tuesday, September 29, 2015

Kisah Seorang Pemalas

Hai, bolehkah aku menceritakan sebuah kisah ? bukan sebuah kisah komedi yang bisa membuat kalian tertawa terpingkal-pingkal, bukan juga kisah cinta romantis yang membuat kalian terharu, kisah yang menginspirasi ? hahaha mendekati pun tidak, horor ? selain cara penulisan yang ‘mengerikan’ kurasa tidak ada lagi yang bisa membuat kalian takut saat membaca kisah ini. Bagaimana ? masih tertarik ingin membaca ? jika tidak, kalian bisa segera berhenti saat ini juga, tetapi apabila kalian tertarik maka mari kita mulai kisah 'aneh' ini. Oh iya, aku tidak bisa menjanjikan apapun pada kalian selain waktu yang terbuang untuk membaca tulisan ini hahaha.

 Kisah seorang pemalas.

Bisa dibilang aku kenal dengan seseorang, seorang dengan sifat yang bisa dibilang tidak cukup baik. Malas, itulah sifat yang ada dirinya. Faktanya memang bukan hanya dia yang memiliki sifat seperti itu. Banyak orang di belahan dunia ini yang punya sifat seperti dia, namun aku tidak mengenal mereka, oleh karena itu aku memilih dia, Si Tuan pemalas yang kukenal.

Kisah seorang pemalas yang tidak menarik bagi orang lain, tapi menarik bagiku. Seorang pemalas yang kerjaannya hanya bermimpi, tanpa ada usaha untuk me-realisasi-kan mimpinya. Seorang pemalas yang sangat gemar tidur, membiarkan waktu lewat begitu saja, tanpa melakukan apapun.

“Maklum, namanya juga pemalas.”

Kata-kata yang sering keluar dari mulutnya, sebuah pembelaan atas setiap tanggung jawab yang dia tinggalkan. Dia selalu punya alasan untuk menunda apa yang seharusnya dia kerjakan. Kuliah ? menulis ? mandi ? bahkan makanpun kadang dia lupakan. Bukan karena tidak butuh ilmu, bukan karena dia tidak senang menulis, bukan karena dia senang dengan bau badannya, bukan karena dia tidak lapar, semua itu dia lakukan hanya karena dia terlalu malas untuk menggerakkan badannya. “Tidak bisa kuraih, berarti aku tidak membutuhkannya.” Itulah salah satu prinsip hidupnya.

Tapi aku sadar, setiap orang punya sisi baik. Siapa yang mengira jika dia bisa menjadi orang yang sangat serius ketika menyangkut hal hal yang dia sukai. Membaca ? meskipun hanya sebuah komik ataupun sekedar artikel di internet, tapi dia selalu mampu mengingat apa yang dia baca. Bermain game ? kamu tidak akan mengira dia seorang pemalas saat melihat dia sedang bermain game. Menulis ? kamu akan terkejut saat membaca beberapa tulisan yang dia buat, tidak akan menyangka jika seseorang seperti dia bisa membuat tulisan seperti itu, tidak bisa dibilang bagus, namun cukup bisa menyamarkan kesan pemalas dari dirinya.

Kisah seorang pemalas yang lebih memilih diam di rumah saat teman-teman seumurannya sibuk menjelajah indahnya dunia. Seorang pemalas yang lebih memilih tatanan rambut berantakan dibandingkan dengan apa yang sedang trend saat ini. Seorang pemalas yang lebih memilih diam dan menikmati ‘dunianya’ dibanding harus mengikuti perkembangan zaman.

Kisah seorang pemalas yang selalu malu bertanya, oleh sebab itu dia selalu mencoba mencari tahu segala sesuatunya sendiri. Dia yang selalu mengambil kesimpulan-kesimpulan sendiri. Dia yang selalu mencari jawaban akan hal hal yang dia tidak tahu, bukan untuk dibanggakan di depan orang banyak, tetapi hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahunya.

Sebagai orang yang mengenalnya, aku ingin melihat Tuan Pemalas ini jadi lebih baik. Bukan maksudku mengatakan kalau dia yang sekarang ini tidak baik, hanya saja menjadi seorang yang lebih baik lagi. Aku tau dia punya potensi, aku tau dia sebenarnya ingin melakukan banyak hal, aku tau jika dia mampu merealisasikan mimpinya, hanya saja ‘malas’ selalu jadi senjata andalannya untuk menunda semua itu.

Hei, maukah kalian membantuku ? jika kalian bertemu dengannya cobalah bicara padanya, bantu dia terbebas dari sifat yang membelenggunya. Baiklah kukira itu mustahil, tapi setidaknya bantu dia untuk mengurangi rasa malas yang selalu menyelimutinya. Tidak perlu takut, mungkin memang dia terlihat sombong, tapi itu hanya mekanisme pertahanan diri yang dia buat untuk menghindari hal hal yang dia inginkan.

Maafkan jika kisah ini membuat kalian bosan, ya aku bukan orang yang mampu merangkai kata-kata dengan baik. Lebih tepatnya aku malas melakukan itu. maaf bila ada penulisan yang salah karena aku juga malas untuk merevisi kembali kisah ini. Jadi maaf bila waktu kalian terbuang sia sia.

Ghifari Guntur, Si Pemalas.


Bagaimana ? bukan kisah yang menarik bukan ? ahahah. Aku sudah memperingatkannya dari awal, tapi untuk kalian yang sudah membaca sampai akhir, aku ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Yap inilah akhirnya, akhir dari kisah yang tidak menarik ini, tapi tenang mungkin akan ada kisah-kisah lain yang bisa kuceritakan. Kapan ? entahlah, aku juga tidak tau, tapi maukah kalian menunggu ?.


Hei hoooo, gila, ini blog udah berdebu, udah lama gak bikin postingan di sini ahahaha. Maaf ya kalo postingan kali ini agak gaje, kebetulan gue lagi stuck, dan tiba tiba kepikiran pengen nulis lagi di blog. Sebenernya tulisan ini cuman buat seneng seneng aja, yah itung-itung ngurangin sedikit beban di otak.
Makasih buat kalian yang masih setia mampir di blog gue. Gue gak tau mau ngomong apa tapi yang jelas gue sangat-sangat berterima kasih. hmmm mungkin gue bakalan aktif lagi ngeblog, soalnya template blognya udah baru loh hahahha.

Oke kayaknya itu aja untuk postingan kali ini, ketemu lagi di postingan gw selanjutnya. See you next time~.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com